Kita Ditebus
Vol 2. No. 7
BROT
Romo Paulus C. Siswantoyo, Pr.
2/22/20261 min baca


Sebab, jika oleh dosa satu orang maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka terlebih lagi mereka yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus. (Roma 5:17)
Kedatangan Yesus ke dunia ini adalah untuk menebus segala dosa manusia dan membebaskan kita dari kuasa maut. Ia rela menjalani penderitaan demi membebaskan kita. Ia hadir untuk memberikan pengampunan, kasih, dan karunia yang berlimpah dalam hidup kita. Ia juga menunjukkan jalan kebenaran yang harus kita jalani sebagai bentuk syukur atas segala pengorbanan-Nya bagi kita.
Saya menyadari bahwa diri saya adalah seorang pendosa. Saya lahir dalam keluarga yang tidak utuh. Pada masa SMA, saya beberapa kali mencoba mengakhiri hidup, terjerumus dalam pergaulan bebas, melukai diri sendiri, bahkan menyangkal Yesus berkali-kali karena kekecewaan yang begitu besar terhadap-Nya. Saya merasa tidak berharga dan menjauh dari-Nya karena menganggap diri saya sangat tidak layak.
Namun, Yesus tidak pernah menyerah terhadap saya. Ia terus memanggil saya kembali ke dalam pelukan-Nya, dalam pengampunan dan kasih-Nya yang tanpa batas. Panggilan itu saya rasakan sekitar pertengahan tahun lalu, ketika saya tergerak untuk mengikuti kelas membaca Kitab Suci. Sejak saat itu, saya mulai rutin membaca Kitab Suci dan menemukan kebenaran Firman Tuhan. Saya pun menyadari bahwa Yesus tidak pernah meninggalkan saya. Ia selalu ada di sisi saya, mengampuni dan menyambut saya ke dalam hadirat-Nya.
Meskipun kita menganggap diri kita kotor dan tidak layak, percayalah bahwa kita menjadi layak di hadapan Allah ketika kita menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat dalam hidup kita.
Dalam masa Prapaskah ini, marilah kita sungguh-sungguh bertobat. Jangan sampai kita menyia-nyiakan penebusan yang telah Ia anugerahkan bagi hidup kita.
Sekarang, pertanyaannya: Percayakah kita bahwa kita sungguh telah ditebus oleh Yesus?