Panggilan Yohanes Untuk Kita Semua
Vol 1 No.36
BROT
Wulfstan Harris Soerianto, SS.CC
12/7/20251 min baca


Saudara saudarik terkasih, hari ini kita mendengar kisah Yohanes Pembaptis yang menyerukan pertobatan. Ia juga membaptis orang–orang di sungai Yordan. Pertanyaan saya ialah: apa bedanya baptisan Yohanes dengan baptisan yang diperintahkan Yesus kepada murid–murid-Nya? Atau yang kita kenal dengan baptisan dalam Gereja Katolik sekarang.
Baptisan yang dilakukan Yohanes merupakan tanda pertobatan, kesiapan menyambut Kristus Sang Mesias. Sedangkan baptisan Yesus merupakan sakramen. Orang menerima Roh Kudus, dihapus dosa asal dan dosa pribadinya, serta menjadi anggota Tubuh Kristus.
Hari ini kita memasuki minggu Adven kedua, masa penantian kedatangan Sang Kristus yang kita rayakan saat Natal nanti. Baik kalau kita mengikuti ajakan Yohanes Pembaptis untuk bertobat. Pertanyaan saya selanjutnya: Kapan saat terbaik untuk bertobat?................ Jawabannya selalu: Saat ini!
“Tapi pastor saya rasa saya masih belum sanggup, kalaupun bertobat nanti jatuh lagi, mengulangi dosa yang sama terus“, mungkin itulah komentar dalam hati beberapa orang. Ya tidak apa-apa. Yang penting anda mau bertobat dulu. Entah nanti jatuh lagi, terseok–seok proses pertobatannya, atau gagal lagi, gagal lagi. Itu semua tidak masalah. Yang terpenting anda mau bangun lagi setiap kali jatuh; yang penting mau membaharui diri terus setiap kali gagal. Percayalah, tidak ada usaha yang sia-sia. Setiap usaha yang baik, apalagi dilakukan dengan niat tulus, pasti menghasilkan buah yang baik pula. Semoga Tuhan memberkati niat & usaha tobat kita dalam masa Adven ini. Amin.