This Is the Way

Vol. 2 No. 3

BROT

KMKI Jerman

1/25/20261 min baca

Bacaan Injil hari ini mengisahkan bagaimana Yesus mulai memanggil murid-murid-Nya untuk ambil bagian dalam tugas perutusan-Nya. Pada hari yang sama, Gereja merayakan pesta Pertobatan Santo Paulus Rasul, seorang yang justru dipanggil bukan saat setia, melainkan saat tersesat.

Dua peristiwa ini mempertemukan dua panggilan yang sangat berbeda, namun digerakkan oleh Roh Kudus yang sama. Dalam Injil, Yesus memanggil para nelayan dengan lembut: “Mari, ikutlah Aku.” Mereka meninggalkan jala dan pekerjaan mereka. Sementara itu, Paulus dipanggil dengan teguran keras: “Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku?” Ia dipanggil bukan untuk melanjutkan hidupnya, melainkan untuk mengubah arah hidupnya secara total.

Para murid meninggalkan sesuatu yang baik demi sesuatu yang lebih besar. Paulus meninggalkan sesuatu yang salah demi kebenaran. Namun keduanya memiliki satu kesamaan: mereka tidak menawar panggilan Tuhan.

Dari sini kita belajar bahwa Tuhan memanggil setiap orang dengan cara dan tugas yang berbeda. Bagi sebagian besar dari kita yang adalah pelajar, panggilan itu mungkin tidak spektakuler. Namun pertobatan tetap nyata ketika kita memilih untuk bertanggung jawab atas studi kita, jujur dalam proses belajar, dan tidak menjadikan ilmu hanya untuk diri sendiri, melainkan sebagai sarana pelayanan bagi sesama dan demi kemuliaan nama Tuhan.